Dibalik duduk sipuhkuh yang
diam,
Hanya senyumku yang biasa
tanpa bias yang dapat kuhaturkan,
Diantara sequel
cerita-ceritamu yang kau tautkan dari pesan yang tak terbalas,
Senyuman yang mengandung
sebuah harapan,
Yang tak kan lekam oleh
waktu,
Ternodai karna nafsu,
Dan tak kan hilang oleh
kesengajaan,
Harapan menjadi pasangan
yang sempurna.............
Harapan tuk dapatkan
momentum kenangan yang indah........
Tetapi manusia hanyalah
manusia ciptaan tuhan,
Tuhan tahu bagaimana
mengatur naskah drama untuk umatnya,
Dan ku percaya setiap drama
yang DIA aturkan memiliki arti kebahagiaanya masing-masing,
Hanya waktu yang dapat
menjawab........
Hanya bumi yang
mendengar...........
Dan hanyalah langit yang
menjadi saksi atas perjalananku..........
Teruntuk kamu wahai
serpihan tulang rusukku,

No comments: